Copyright © SA's World
Design by Dzignine
Rabu, 20 Februari 2013

Mengingatmu itu LUKA

Berita pagi ini cukup mengenyangkanku.. Oh tidak, aku baru ingat! Setelah semalam aku mendengar kabar kembalinya kau ke tempat ini, aku tak habis-habisnya melantur. Melanturkan setiap kata yang indah, yang kelak akan jadi kenyataan terindah atau bahkan mimpi terburuk yang pernah aku gantungi.

Aku tau kini sulit, memilih sekian lama hal yang telah terlalui. Aku melangkah terlampau lebar, hingga akhirnya aku terbangun dalam dentuman kencang detak jantung yang bergebu. Aku memohon, jika kelak Tuhan berikan ku jalan terindah menuju cinta, aku harap itu kamu. KAMU.

Tolong, tolong perjelas kehadiranmu kali ini. Di ruangan ini. Ruang Hatiku. Aku tak banyak berharap, hanya saja terlalu banyak memohon, padahal kehendak hati tak pernah bisa tercapai.
Minggu, 06 Januari 2013

Pemulung Rindu

-SA's World-


Kala rindu menyala kembali
Sepi yang permainkan warna
Tentang indahnya kebersamaan
Tentang sedihnya perpisahan

Lembayung senja yang tak berpayung
Membiarkan hujan begitu saja membasahinya
Luka yang belum sempat kering
Luka yang kini berang
 Menidurkan tiap rasa yang tersentak

Jumat, 04 Januari 2013

Hingga Batas Fana dan Abadi

Bisakah aku meminta tolong padamu? Tolong kau pinjamkan ku lampu hatimu, agar ku bisa terus berjalan dalam terowongan sepi dalam pikiranku. Coba kau tebak? Apa aku selama ini? Sejak kau pergi, membiarkan luka itu menganga dalam penantiannya. Aku mencoba mengartikan tiap kata dari mulutmu. Tapi gagal. Aku bahkan tak mengerti sedikit pun apa yang kau maksud dengan 'Tidak Berharga'. Aku lebih memilih bungkam. Aku tak mau kau berkata lebih dari itu. Aku tak mau ada kalimat yang nantinya ku sesali.

Sayang sekali. Sayang sangat, Sayang. Apa yang ku pikirkan tentang mu terlalu berlebihan. Apa yang ku harapkan akan dirimu terlalu besar. Apa yang aku rasakan padamu terlalu dalam. Apa yang aku berikan padamu terlalu banyak. Hingga kini aku miskin. Miskin Rasa. Aku tak kenal sedikit pun tentang cinta yang kau ceritakan indah itu. Aku terlalu. AKU TERLALU. Aku terlalu menghidupkanmu di setiap aliran darahku, desahan nafasku bahkan membiarkanmu menuntun tiap langkahku.

Enjoy It